Kerugian Pembangkit Listrik Tenaga Angin di Cina

Pembangkit listrik tenaga angin merupakan sumber energi terbarukan yang telah banyak digunakan di China, terutama di beberapa daerah pesisir dan daerah dengan sumber energi angin yang melimpah.Namun, karena perkembangan dan kematangan teknologi pembangkit tenaga angin yang berkelanjutan, serta penekanan masyarakat pada perlindungan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan, tenaga angin juga menghadapi beberapa kekurangan dan tantangan.

Berikut ini adalah beberapa kelemahan dari pembangkit listrik tenaga angin di Cina:

Masalah perlindungan lingkungan: Polutan seperti karbon dioksida dan nitrogen oksida yang dihasilkan oleh pembangkit tenaga angin menyebabkan polusi tertentu terhadap lingkungan.Karena penggunaan bahan bakar fosil seperti batu bara dan minyak di beberapa turbin angin, mereka juga dapat menimbulkan dampak tertentu terhadap lingkungan.

Pemborosan energi: Meskipun pembangkit listrik tenaga angin merupakan sumber energi terbarukan, karena beberapa alasan, seperti kondisi cuaca, manajemen operasi dan pemeliharaan, tingkat pemanfaatan turbin angin mungkin tidak tinggi, menyebabkan pemborosan energi.

Masalah biaya: Karena tingginya biaya pembangkit tenaga angin, beberapa daerah mungkin tidak dapat sepenuhnya menanggung biayanya, yang dapat membatasi pengembangan pembangkit tenaga angin.

Masalah kebijakan: Karena keterbatasan dalam beberapa kebijakan dan peraturan, seperti tata guna lahan, perpajakan, dll., pengembangan tenaga angin di beberapa daerah mungkin dibatasi.

Masalah keamanan: Beberapa turbin angin mungkin tidak berfungsi karena kondisi cuaca, kerusakan mekanis, dan alasan lain, yang dapat menyebabkan kecelakaan.

Pembangkit listrik tenaga angin merupakan bentuk energi yang penting di Cina, tetapi juga menghadapi beberapa kelemahan dan tantangan dalam proses pengembangannya.Untuk mempromosikan pengembangan pembangkit tenaga angin yang berkelanjutan, pemerintah Tiongkok dan departemen terkait harus memperkuat pengawasan dan manajemen, dan juga membutuhkan dukungan dan partisipasi dari semua sektor masyarakat.


Waktu posting: Mei-24-2023